Tentang hari Kasih Sayang
Apakah hari kasih sayang ritual Agamamu?
Kasih sayang (Rahmah) merupakan perasaan yang timbul dari dalam diri setiap makhluk, berupa hati yang tulus menyayangi seseorang yang dicintai. Kasih sayang adalah fitrah lahiriah pada setiap manusia, dari bayi hingga tua membutuhkan kasih sayang. Sebab kasih sayanglah, seorang Ibu rela mengandung dan merawat anak-anaknya, karena kasih sayanglah seorang ayah rela berjemur matahari demi menyekolahkan putra-putrinya, dan karena kasih sayang juga seekor singa yang ganas tidak memakan anaknya. Kasih sayang tak ternilai dengan sesuatu hal apapun, Allah anugerahkan itu untuk setiap makhluk, khususnya Manusia sebagai ciptaan yang diberi kelebihan akal dan perasaan.
Merasakan indahnya kasih sayang dari orang yang dicintai adalah sebuah nikmat. Namun, kasih sayang saat ini justru lebih diartikan perasaan sebagai sepasang kekasih, kasih sayang semacam ini menjadi semu dan pseudo.
Baru saja, kasih sayang kembali dirayakan sebagai sebuah momentum tahunan bernama Valentine day ( Hari berkasih sayang) yang diperingati setiap 14 Februari. Ritual ini diwarnai serba merah jambu, saling bertukar kado dan souvenir, permen, coklat, kostum, kartu ucapan dan perhiasan serba berlianpun turut membanjiri perayaan.
Ritual ini menarik perhatian Generasi muda baik muslim dan nonmuslim. khususnya pasangan muda mudi yang belum memiliki ikatan yang sah (pernikahan), mereka menjadi garda terdepan untuk menguatkan budaya yang telah mengakar ini.
Memang terkesan indah dan romantis untuk dirasakan, tapi ketahuilah hadirnya Valentine ini dikarenakan sebuah peristiwa tragis penuh paganisme diperingati sebagai bentuk penghormatan terhadap pendeta St. Valentine yang dihukum mati karena Menentang kaisar Claudius II yang melarang para pemuda untuk menikah, karena bagi kaisar pemuda bujangan lebih kuat dan tabah dalam peperangan dari pada pemuda yang sudah menikah. Namun, banyak pemuda yang dinikahkan oleh St.Valentine dan pada saat itu ia juga jatuh cinta pada seorang wanita, melihat itu kegeraman kaisar pada st.valentine memuncak, akhirnya ia ditangkap dan digantung, namun detik- detik sebelum st. Valentino digantung ia menuliskan surat cinta dan menitipkan pada sipir penjara sehingga pada tanggal 14 Februari di peringati sebagai hari peringatan wafatnya St. Valentine sebagai pemuda dari nashrani yang memmbela dan memperjuangkan Cinta. Ritual agama umat nashrani inilah yang dinamakan valentine day dan di peringati setiap 14 Februari.
Sebab ini banyak yang belum diketahui remaja muslim kita, karena tidak tau sejarah dan hukumnya sehingga ikut dengan trend kekinian agar terkesan "gaul". Sesungguhnya, pesan ini telah diindahkan dalam Firman Allah (Al-Isra':36)
"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang tidak kamu ketahui Tentangnya, sesungguhnya Pendengaran,penglihatan dan hati, semuanya akan dimintai pertanggungjawaban".
Dalam sebuah hadiah Rasulullah SAW juga mengingatkan "barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk ke dalam golongan kaum tersebut" (H.R Attirmidzi)
Sebagai umat muslim kita perlu merenung kembali, Jika Allah dan RasulNya sudah berkata tidak! Dan melarang untuk melakukan sesuatu itu maka Janganlah mengikutinya. Jangankan mengikuti mendekatinya pun tidak boleh.
Kasih sayang tak hanya di bulan Februari. Kapanpun dan dimanapun seharusnya kita mampu menjadikan hari dengan penuh kasih sayang. Islam mengajarkan kita untuk menghormati orang tua, tidak berkata "Ah" pada mereka, berkatal lemah lembut, melayani mereka hingga akhir hayat. Bukan terhadap pasangan yang bukan memiliki ikatan darah apalagi pasangan yang belum sah. Begitu juga kita diperintahkan untuk menyantuni anak-anak yatim, membantu saudara baik dekat atau jauh, menjadi sahabat yang membawa pada kebaikan. mari kita berikan kasih sayang itu sejak saat ini.
Writed by: Aisyah Chairil

Komentar
Posting Komentar