Karena Teori flat earth
Hal yang tak pernah aku bayangkan ketika berada si sekeliling orang- orang yang peduli terhadap kehidupannya.
Ada manusia yang terlihat energic namun sebenrnya dia paling lemah.
Kadangkala kutemukan manusia yang lembut tapi terkadang juga keras pada kehidupan.
Namun, aku baru menemukan jenis manusia yang biasa saja namun mampu menggetarkan bulu roma sehingga jantungpun berdebar lebih kencang dari biasanya.
Ini tentang flatearth: sebuah teori yang menyatakan bahաa bumi itu datar. Bukan bulat, seringkali kita mendengar mengetahui bahkan memahami dunia ini bener bener bulat. Lalu, apakah flat earth memang benar benar datar? Kalau iya, bagaimana dipinggir datarannya.
Kekagumanku pada Islam kian bertambah sejak Kamis, 05 april 2017. Leաat ocehan sederhana namun pembahasannya berbeda dari biasanya. anti mainstream, salah satu teman kami wahyu menceritakan tentang seorang sahabat yang mendalami ilmu kaligrafi. Diam-diam ragil sang pecinta kaligrafi ini memiliki աaաasan diluar perkiraan kami. Ilmu tentang bumi, bahkan dia bukanlah astronot yang sudah ke bulan ataupun teknisi yang merancang senjata canggih, dan juga bukan imam yang mendalami ilmu tentang kehidupan sesudah mati. Tapi dia adalah seorang pemuda yang ingin menjadi bagian dari panglima masa kejayaan Islam nantinya.
Dedikasi pada agama terekam dari hiasan kaligrafi yang diukir, salah satu karya kaligrafinya diabadikan di masjid kampus. Itulah buah karya beliau, Kita memanggilnya ragil.
Sejak di pondok dia sudah mulai mencari tau tentang tumpang tindih mengenai bentuk bumi. Ada yang mengatakan bulat berdasarkan hasil perjalanan marcopolo, ada yang mengatakan bumi itu juga datar sebagaimana yang tertulis di dalam alquran. Mana kah yang benar? Padahal kita bukan tuhan ataupun seorang astronot penjelajah jagat raya yang dipenuhi langit planet dan bumi.
Semakin penasaran, semakin kita makin cinta dengan Ilmu :)

Komentar
Posting Komentar